Nama :
Junita Simanjuntak
Kelas :
Pagi
Prodi :
Akuntansi
1.
Sejak ratusan tahun lalu mayoritas masyarakat
Indonesia hidup dari pertanian. Hanya mereka yang hidup di daerah pantai sering
terlibat dengan perdagangan kecil-kecilan dan belum pernah memasuki tingkat
perdagangan internasional dengan ukuran skala ekonomis. Pada zaman globalisasi,
dunia yang paling transparan kita lihat bagaimana hebatnya persaingan bisnis
perusahaan nasional, multinasional, perang ekonomi lewat perdagangan antar
bangsa, yang saling berebut untuk menguasai pasar dunia dalam bidang barang dan
jasa. Adapun sejarah bisnis secara garis besarnya meliputi beberapa hal
berikut:
a. Era Industri
Era industri dengan pionirnya Henry Ford pemilik dari Ford industri mendapatkan
penghasilan sebesar 10 triliun pertamanya dalam kurun waktu karir kerja selama
25 tahun. Di masa ini barang siapa yang tidak bekerja maka dia tidak akan
mendapatkan penghasilan, namun bagi yang bekerja keras dan dengan prestasi yang
cukup baik dalam ruang lingkup kerjanya akaan medapatkan jaminan pensiunan dari
perusahaan. Tentunya jaminan tersebut jauh dari cukup karena sudah tidak
bekerja lagi.
b. Era Teknologi
Di masa ini yang jadi pionir adalah Bill Gates pemilik microsoft dengan
penghasilan 10 triliun pertama setelah 12 tahun. Tentunya dengan menciptakan
sebuah teknologi komputer yang saat ini terus berkembang dan akan terus
menciptakan royalti terus menerus bagi Bill Gates.
c. Era Informasi
Era informasi di awali pada awal tahun 1990-an dan terus berkembang pesat
sampai saat ini dan diyakini akan terus berkembang dari tahun ke tahun selanjutnya.
Dalam hal ini bisa dikatakan melalui jaringan internet/website yang akan selalu
siap bersedia bekerja untuk anda 24 jam non-stoptanpa upah bekerja untuk anda.
Bisnis Indonesia adalah surat kabar harian dengan segmetasi pemberitaan bisnis
dan ekonomi yang berbahasa Indonesia yang diterbitkan di Jakarta, Indonesia,
sejak 14 Desember 1985.bisnis Indonesia diterbitkan oleh PT Jurnalindo Aksara
Grafika (PT JAG) yang merupakan kongsi bisnis empat perusahaan Sahid Group,
Ciputra Group, Salim Group, dan Eric Samola. Pemimpin redaksi saat ini adalah
Arief Budisusilo yang menggantikan Ahmad Djauhar sejak 2009, dengan Wakil
Pamred Y.
2.
Bisnis
adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh perorangan maupun organisasi yang
melibatkan aktivitas produksi, penjualan maupun pertukaran barang atau jasa,
dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba.
Kata “bisnis” berasal dari bahasa inggris, yaitu
“business” yang artinya kesibukan. Dalam konteks sederhana, yang dimaksud
dengan kesibukan adalah melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan yang
memberikan keuntungan pada seseorang.
Tujuan
utama dari semua bisnis adalah untuk mendapatkan laba dengan
memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Adapun beberapa
tujuan bisnis adalah sebagai berikut:
1)
Untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan
bisnis.
2)
Untuk pengadaan barang ataupun jasa yang
dibutuhkan oleh masyarakat.
3)
Untuk mencapai kesejahteraan pemilik faktor
produksi dan masyarakat.
4)
Menciptakan lapangan pekerjaan bagi
masyarakat.
5)
Untuk menunjukkan eksistensi suatu
perusahaan dalam jangka panjang.
6)
Untuk meningkatkan kemajuan dan pertumbuhan
ekonomi masyarakat secara umum.
7)
Untuk menunjukkan prestise dan prestasi.
Semua
kegiatan bisnis berfungsi untuk membuat sesuatu yang awalnya kurang bernilai
menjadi sesuatu yang bernilai tinggi dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat
setelah diolah. Adapun
beberapa fungsi bisnis adalah sebagai berikut:
1)
Form Utility, yaitu
fungsi produksi dimana sebuah bisnis menghasilkan suatu barang atau jasa yang
dibutuhkan masyarakat. Misalnya, perusahaan furniture, perusahaan jasa keungan.
2)
Place Utility,
yaitu fungsi distribusi dimana sebuah bisnis menyalurkan suatu barang atau jasa
ke lokasi terdekat yang bisa dijangkau konsumen.
3)
Possessive Utility,
yaitu fungsi penjualan dalam bisnis.
4)
Time Utility,
yaitu fungsi penyimpanan dan pemasaran dalam bisnis, dimana barang pada saat
itu kurang bermanfaat untuk nanti dikeluarkan pada saat barang tersebut lebih
bermanfaat
Menurut
Steinhoff dalam bukunya The World Of Business (1979), ada tiga fungsi utama
dari suatu bisnis, yaitu:
1)
Acquiring Raw Material, yaitu untuk mencari
bahan mentah.
2)
Manufacturing Raw Materials Into Product,
yaitu mengubah bahan mentah menjadi barang jadi.
3)
Distributing Product to Consumers, yaitu
untuk menyalurkan produk yang dihasilkan kepada konsumen.
3.
Tiap negara memiliki sistem ekonominya
masing-masing. Setidaknya, diketahui ada tiga (3) sistem ekonomi
yang diterapkan di dunia, meliputi sistem ekonomi tradisional, komando, dan pasar.
A.
Tradisional
Sistem ini menjalankan kehidupan ekonominya sesuai dengan
kebiasaan. Tradisi masyarakat secara turun-temurun mengandalkan faktor produksi
apa adanya dari alam.
Ciri-cirinya adalah belum adanya pembagian kerja yang
jelas, masih terlalu bergantung dengan alam. Sistem ini juga memberlakukan
ikatan tradisi yang bersifat kekeluargaan. Karena turun-temurun, teknologi
produksinya masih sangat sederhana dan belum ada alat tukar yang maju.
Meski begitu, sistem ini memiliki beberapa kelebihan.
Penganutnya memiliki rasa persaudaraan, kekeluargaan, dan gotong royong yang
kuat. Selain itu, pertukaran secara barter dilandasi kejujuran dan tujuan
mereka melakukan kegiatan ekonomi adalah untuk saling melengkapi, bukan mencari
keuntungan.
Kekurangannya, pada sistem ini pola pikir masyarakat
cenderung terlalu umum dan statis. Mereka juga sulit menghasilkan terobosan
baru yang lebih baik. Akibat teknologi yang sederhana, hasil produksinya
terbatas. Sistem ini juga hanya mampu memenuhi kebutuhan sedikit orang,
contohnya hanya satu desa saja.
B.
Komando
Disebut juga dengan sistem ekonomi terpusat atau sosialis,
sistem ini menjadikan pemerintah sebagai pemegang peran terpenting atau dominan
dalam pengaturan kegiatan ekonomi. Sistem ini merupakan gagasan filsuf Jerman
Karl Marx.
Ciri-cirinya adalah kegiatan perekonomiannya ditetapkan
oleh pemerintah dengan peraturan negara. Selain itu, hak milik perorangan atau
swasta tidak diakui. Kebebasan individu dalam berusaha juga tidak ada dan
alat-alat produksi seluruhnya dikuasai oleh negara.
Namun, sistem ini memiliki beberapa kelebihan. Pemerintah
jadi lebih mudah mengawasi dan mengendalikan perekonomian. Pemerintah juga
bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan ekonomi. Karena hak
perorangan ditiadakan, kemakmuran masyarakat lebih merata dan perencanaan
pembangunan dapat terealisasi lebih cepat.
Kekurangannya, daya kreasi masyarakat dibatasi dan
mendorong munculnya pasar gelap akibat pembatasan yang terlalu ketat. Konsumen
juga dibatasi dalam memilih dan menentukan jenis jasa dan barang. Selain itu,
pemerintah merupakan penentu seluruh kebijakan, sehingga dapat berlaku
sewenang-wenang.
C.
Pasar
Sistem ekonomi ini mempersilakan keputusan ekonomi
ditentukan oleh produsen dan konsumen. Seluruh masalah ekonomi juga diserahkan
kepada pasar dan menjadikan harga sebagai kontrol utama. Sistem ini menghendaki
kebebasan mutlak dan disebut juga dengan Laissez-faire yang berarti pemerintah
benar-benar lepas tangan dalam urusan ekonomi. Sistem ini diusung oleh filsuf
Skotlandia Adam Smith yang mendapat julukan sebagai Bapak Ekonomi versi Barat.
Beberapa ciri sistem ini adalah kebebasan swasta dan
masyarakat diakui dalam ekonomi. Kebebasan pemilikan barang modal juga
diperbolehkan. Seluruh tindakan ekonomi dilandasi oleh semangat mencari keuntungan.
Tarik-menarik antara kekuatan permintaan dan penawaran tersebutlah yang
membentuk mekanisme pasar.
Kelebihan sistem ini adalah munculnya persaingan yang
mendorong kemajuan usaha. Pemerintah juga memiliki campur tangan yang terbatas.
Produksi didasarkan pada permintaan pasar atau kebutuhan masyarakat. Pengakuan
hak milik perorangan juga dapat mendorong semangat usaha masyarakat.
Namun, sistem ini juga memiliki beberapa kekurangan.
Sistem ini dapat mendorong praktik persaingan yang tidak sehat dan menimbulkan
monopoli yang merugikan masyarakat. Prioritas pelaku ekonomi terhadap
keuntungan maksimal juga dapat mengabaikan kepentingan umum.